Minggu 19 Januari 2014 Percobaan Pemuaian Zat Gas PEMUAIAN ZAT GAS A. TUJUAN Menyelidiki pemuaian pada zat gas melalui percobaan sederhana. B. DASAR TEORI Setiap benda (padat, cair dan gas) akan memuai jika dipanaskan. Memuai adalah bertambahnya ukuran benda. C. CARA KERJA Perhatikanlah demonstrasi yang dilakukan oleh guru! D. DATA PENGAMATAN 2 Pemuaian zat cair : · 3 buah labu didih yang berukuran sama masing-masing disi dengan minyak goreng, alkohol, dan air dengan kapasitas yang sama. Tetapi, alkohol dicampurkan dengan pewarna makanan. · Kemudian 3 buah pipa kapiler yang bersumbat dipasangkan pada ketiga labu didih tersebut. · Selagi merangkai alat dan bahan, air yang sudah . LAPORANKEGIATAN PRAKTIKUM IPA DI SDPERUBAHAN PANAS PADA SUATU ZATTutor Erlin Eveline, TERBUKADISUSUNOLEH MARIA EVI PURNAMA SARIYATI ARIANINURHIDAYAH SULIHINIMARIYANTOPokjar Bhinneka MelawiUPBJ 047 PONTIANAKUNIVERSITAS TERBUKA2021LEMBAR KERJA LAPORAN PRAKTIKUM IPA SDPDGK4107 MODUL 5PEMUAIN BENDA GASNama Mahasiswa Maria Evi Purnama SariNIM 836985966Program Studi 118/PGSD-S1UPBJJ 47/PontianakA. TUJUANMenguji pemuaian benda dan minuman bekas 1 1 minuman 1 1 1 PENGAMATANNoCara pertamaketerangan1Sebelum botol dipanaskan apa yangterlihat dalam airTidak ada terjadi apa-apa2Setelah botol dipanaskan apa yangterlihat adalam airMuncul/keluargelembung-gelembung gas dari pipa3Kira-kiraberapalamasetelahpemanasan timbul gelembung airSetelah 15 menit pemanasanNoCara keduaketerangan1Sebelum botol dimasukkan ke dalamBalon dalam keadaan di dalam botolWant to read all 4 pages?Previewing 3 of 4 pagesUpload your study docs or become a to read all 4 pages?Previewing 3 of 4 pagesUpload your study docs or become a of previewWant to read all 4 pages?Upload your study docs or become a member. 0% found this document useful 0 votes2K views4 pagesDescriptionPemuaian balon dengan cuka dan soda kueOriginal TitleLaporan Praktikum Ipa Dasar pemuaian pada BalonCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsPDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes2K views4 pagesLaporan Praktikum Ipa Dasar Pemuaian Pada BalonOriginal TitleLaporan Praktikum Ipa Dasar pemuaian pada BalonJump to Page You are on page 1of 4 You're Reading a Free Preview Page 3 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. -membuktikan adanya pemuaian pada gas Pemuaian gas dibedakan tiga macam, yaitu 1. Pemuaian Gas pada Suhu Tetap Isotermal Pemuaian gas pada suhu tetap berlaku hukum Boyle, yaitu gas di dalam ruang tertutup yang suhunya dijaga tetap, maka hasil kali tekanan dan volume gas adalah tetap. Dirumuskan sebagai P V = tetap atau P1 V1 = P2 V2 Keterangan, P = tekanan gas atm V = volume gas L 2. Pemuaian Gas pada Tekanan Tetap Isobar Pemuaian gas pada tekanan tetap berlaku hukum Gay Lussac, yaitu gas di dalam ruang tertutup dengan tekanan dijaga tetap, maka volume gas sebanding dengan suhu mutlak gas. Dalam bentuk persamaan dapat dituliskan sebagai V/T=tetap atau V1/T1=V2/T2 Keterangan V = volume L T = suhu K 3. Pemuaian Gas Pada Volume Tetap Isokhorik Pemuaian gas pada volume tetap berlaku hukum Boyle-Gay Lussac, yaitu jika volume gas di dalam ruang tertutup dijaga tetap, maka tekanan gas sebanding dengan suhu mutlaknya. Hukum Gay Lussac dirumuskan sebagai P1/T1=P2/T2 Dengan menggabungkan hukum boyle dan hukum Gay Lussac diperoleh persamaan Keterangan P = tekanan atm V = volume L T = suhu K -botol kaca Mangkuk plastik Air panas dan dingin Balon 1. Menyiapkan alat dan bahan 2. Memasangkan balon pada mulut botol 3. Meletakkan botol kaca ke dalam mangkuk 4. Mengisikan air panas ke dalam mangkuk plastik 5. Menunggu beberapa saat dan mengamati perubahan yang terjadi pada balon 6. Mencatat hasil yang diperoleh 7. Mengganti air panas yang ada di dalam mangkuk dengan air dingin 8. Menunggu beberapa saat dan mengamati perubahan yang terjadi pada balon 9. Mencatat hasil yang diperoleh no air dalam mangkuk keadaan balon sebelum sesudah 1 Air panas kempes mengembang 2 Air dingin mengembang kempes Pada saat bottol di masukkan pada mangkuk berisi air panas, balon yang semula kempes berubah menjadi mengembang. Sebaliknya, pada saat botol di masukkan kedalam mangkuk berisi air dingin, balon yang semula mengembang berubah menjadi kempes. Peristiwa ini sesuai dengan hokum gai lussac, yaitu “pada volume tetap tekanan gas sebanding dengan suhu mutlak gas”. Atau secara matematis dinyatakan dengan P/T=konstan. Pada saat botol di masukkan pada mangkuk berisi air panas, suhu udara pada botol T akan mengalami kenaikan sehingga tekanan udara pada pada botol P juga mengalami kenaikan karena nilai dari P/T selalu konstan. Hal ini menyebabkan udara dalam botol mendesak balon dengan lebih kuat sehingga balon yang semula kemps menjadi mengembang. Dan pada saat botol di masukkan pada mangkuk berisi air dingin akan terjadi sebaliknya. Pada saat udara dipanaskan, udara akan mengalami pemuaian yang menyebabkan terjadinya perubahan volume atupun tekanan yang besarnya sebanding dengan kenaikan suhu yang diberikan. College Loan Consolidation Thursday, February 5th, 2015 - Kelas VII Pemuaian pada gas terjadi pada saat gas tersebut dipanaskan, pemuaian pada gas ini terjadi pada semua jenis gas. Ban mobil meletus terjadi karena pemuaian udara atau gas di dalam ban. Pemuaian pada gas tersebut terjadi karena adanya kenaikan suhu udara di ban mobil akibat gesekan roda dengan Proses Pemuaian Pada Gas Salah satu bukti adanya pemuaian gas di antaranya labu didih yang berisi gas akan menghasilkan gelembung-gelembung udara yang ke luar dari pipa kapiler. Gelembunggelembung udara tersebut merupakan akibat dari pemuaian gas yang terjadi di dalam labu didih yang dipanaskan. Apabila pemanasannya dihentikan, maka suhu gas dalam labu itu akan turun, yang berakibat terjadinya penyusutan gas dan air akan masuk ke dalam labuh itu. Besarnya koefisien muai untuk berbagai jenis gas adalah sama nilainya, yaitu sebesar 1/273 K. Pembuktian Proses Pemuaian Pada Gas Sifat muai gas itu dapat digunakan untuk pembuatan termometer gas. Termometer gas ini digunakan untuk mengukur suhu yang sangat rendah seperti di dalam laboratorium. Apabila reservoir gas dimasukkan ke dalam ruangan yang suhunya lebih tinggi daripada keadaan awalnya, maka gas akan memuai dan mendesak raksa yang terdapat di dalam pipa U. Pemuaian pada gas adalah pemuaian volume yang dirumuskan sebagai V = Vo1 + γ Δt γ adalah koefisien muai volume. Nilai γ sama untuk semua gas, yaitu 1/273 oC-1 Jenis-Jenis Pemuaian Pada Gas Pemuaian gas dibedakan tiga macam, yaitu pemuaian gas pada suhu tetap isotermal, pemuaian gas pada tekanan tetap, dan pemuaian gas pada volume tetap. Pemuaian Gas pada Suhu Tetap Isotermal Pernahkah kita memompa ban dengan pompa manual. Apa yang kita rasakan ketika baru pertama kali menekan pompa tersebut? Apa yang kita rasakan ketika kita menekannya lebih jauh? Awalnya mungkin terasa ringan. Namun, lama kelamaan menjadi berat. Hal ini karena ketika kita menekan pompa, itu berarti volume gas tersebut mengecil. Pemuaian gas pada suhu tetap berlaku hukum Boyle, yaitu gas di dalam ruang tertutup yang suhunya dijaga tetap, maka hasil kali tekanan dan volume gas adalah tetap. Dirumuskan sebagai P V = tetap atau P1 V1 = P2 V2 Keterangan, P = tekanan gas atm V = volume gas L Pemuaian Gas pada Tekanan Tetap IsobarPengayaan Pemuaian gas pada tekanan tetap berlaku hukum Gay Lussac, yaitu gas di dalam ruang tertutup dengan tekanan dijaga tetap, maka volume gas sebanding dengan suhu mutlak gas. Dalam bentuk persamaan dapat dituliskan sebagai Dimana V = volume L T = suhu K Pemuaian Gas Pada Volume Tetap Isokhorik Pengayaan Pemuaian gas pada volume tetap berlaku hukum Boyle-Gay Lussac, yaitu jika volume gas di dalam ruang tertutup dijaga tetap, maka tekanan gas sebanding dengan suhu mutlaknya. Hukum Boyle-Gay Lussac dirumuskan sebagai Dengan menggabungkan hukum boyle dan hukum Gay Lussac diperoleh persamaan Keterangan P = tekanan atm V = volume L T = suhu K

laporan pemuaian gas pada balon